WAKAYAMA · THE TUNA ATLAS
Ensiklopedia Tuna Segar dan Arus Kuroshio
Di balik satu potong tuna, ada pekerjaan laut dan pelabuhan.

Di balik satu potong tuna, ada pekerjaan laut dan pelabuhan.
Daftar Isi 14 CHAPTERS + 3 STORIES
TUNA STORIES / 01
Mengurai nama-nama tuna.
Geser ke samping untuk membaca
Teks Lengkap Komik
- Semuanya sama-sama tuna?/Coba lihat dari jenis ikannya./ Di dalam nama, ada informasi yang berbeda-beda.
- Kuro maguro · Mebachi · Kihada · Binnaga./ Pertama-tama, kenali jenis ikannya.
- Apakah daging merah dan toro nama ikan?/Itu soal bagian tubuh dan lemaknya./ Pisahkan jenis ikan dan bagian tubuh.
- Segar · beku-cair./ Apakah dibekukan atau tidak, itu sumbu yang berbeda./ Jangan membuat peringkat hanya dari segar dan beku.
- Tempat pendaratan · wilayah penangkapan./ Hanya dari nama pelabuhan, laut tempat penangkapan belum tentu bisa dipastikan.
- Tolong beri tahu jenis ikan dan bagian tubuhnya./ Kalau ada kata-kata untuk membandingkan, memilih jadi lebih menyenangkan.
TUNA STORIES / 02
Dari laut ke pelabuhan, estafet pekerjaan.
Geser ke samping untuk membaca
Teks Lengkap Komik
- Kuroshio itu arus seperti apa?/Arus laut hangat yang mengalir di selatan Jepang.
- Apakah ikan di pelabuhan ini semua dari dekat sini?/Pelabuhan pendaratan dan laut tempat penangkapan itu berbeda.
- Enawa (pancing rawai) adalah cara memancing dengan memasang kail di tali cabang./ Penanganan setelah ditangkap juga penting.
- Tanpa dibekukan, diangkut dengan cara didinginkan./ Pekerjaan yang menghubungkan tuna segar.
- Di pelabuhan, ikan dipilih dan diteruskan ke orang berikutnya./ Kunjungan dilakukan dari lokasi yang ditentukan.
- Di balik satu potong ikan, ada pekerjaan seperti ini./ Pemandangan pelabuhan pun jadi terlihat berbeda, ya.
TUNA STORIES / 03
Sebelum menikmati hidangan yang lezat.
Geser ke samping untuk membaca
Teks Lengkap Komik
- Saya ingin membuatnya sashimi./ Periksa juga apakah untuk dimakan mentah dan cara penyimpanannya.
- Setelah membeli, kurangi mampir ke tempat lain./ Dinginkan dan segera masukkan ke lemari es.
- Kalau warnanya bagus, berarti aman?/Hanya dari warna, keamanannya tidak bisa dipastikan.
- Ikan yang pengendalian suhunya buruk, kalau dipanggang jadi aman?/Histamin tidak hilang meski dipanaskan.
- Dengan kecap asin dan wasabi jadi aman?/Itu bukan pengganti penanganan terhadap Anisakis.
- Periksa peruntukan, penyimpanan, dan batas waktu./ Persiapan rasa aman juga bagian dari menikmati perjalanan.
Saat memilih tuna, banderol harga menampilkan banyak nama: kuro maguro (tuna sirip biru), daging merah, segar, beku-cair, Katsuura. Semua kata itu penting, namun sebenarnya bukan jenis informasi yang sama. Artikel ini akan mengurai nama-nama tersebut satu per satu, untuk menghubungkan kembali pelabuhan dan meja makan di Wakayama.
Yang ingin diketahui saat bepergian bukan hanya soal potongan yang mahal harganya. Ikan apa itu, bagian mana, dan bagaimana cara pengirimannya. Dengan sedikit pemahaman saja, pertanyaan di tempat penjualan maupun waktu menikmati hidangan akan berubah.
Di sini, kami menjadikan tuna segar asal Kishu Katsuura yang diperkenalkan oleh Federasi Koperasi Perikanan Nasional (Zengyoren) sebagai pintu masuk. Kami tidak menampilkan pengalaman liputan pasar atau toko fiktif; informasi jenis ikan dan keamanan merujuk pada sumber primer, sedangkan syarat kunjungan merujuk pada panduan resmi.
Satu menit pertama. Memilah nama ke dalam empat laci
Pertama-tama, mari pisahkan ikan itu sendiri, letak dagingnya, status distribusinya, dan informasi lokasinya. Ungkapan ‘daging merah kuro maguro, segar, dari Katsuura’ sebenarnya membuka laci yang berbeda-beda. Bukan berarti ‘toro adalah jenis tuna tertentu’.
| Laci | Contoh | Yang bisa diketahui |
|---|---|---|
| Jenis ikan | Kuro maguro (tuna sirip biru) · Mebachi (tuna mata besar) · Kihada (tuna sirip kuning) · Binnaga (tuna albacore) | Ikan apa itu |
| Bagian tubuh dan karakteristik lemak | Daging merah · Chutoro · Otoro | Bagian daging seperti apa |
| Status distribusi | Segar · Beku · Beku-cair | Riwayat pembekuan atau pencairan |
| Lokasi | Pelabuhan pendaratan · Wilayah penangkapan | Membedakan pelabuhan dan laut tempat ikan ditangkap |
‘Segar’ pada tuna segar bukan hanya soal sashimi
Dalam penjelasan tuna segar asal Kishu Katsuura, disebutkan bahwa ikan didinginkan di kapal dan didaratkan tanpa dibekukan sebagai ciri khasnya. Kata ‘segar’ dalam konteks ini bukan hanya berarti dimakan tanpa dimasak. Ini adalah soal riwayat, yaitu tidak dibekukan selama proses distribusi.
Di sisi lain, ‘dimakan mentah’ dalam masakan adalah soal kondisi pengolahan. Ada juga tuna yang telah dicairkan dari beku namun dijual untuk dimakan mentah. Sebaliknya, jangan menyimpulkan bahwa hanya karena disebut tuna segar, produk yang ada di tangan pasti bisa dimakan sebagai sashimi tanpa syarat. Periksalah peruntukan dan kondisi penyimpanannya.
Jika dibuat peringkat linier seperti ‘karena segar pasti enak’ atau ‘karena beku jadi lebih rendah’, maka perbedaan jenis ikan, bagian tubuh, pengolahan, pengendalian suhu, dan pencairan menjadi tidak terlihat. Dalam ensiklopedia ini, segar dan beku diperlakukan sebagai informasi untuk dibandingkan, bukan untuk diperingkat.
Jenis-jenis tuna yang ditemui di Katsuura
Dalam pengenalan tuna segar asal Kishu Katsuura oleh Federasi Koperasi Perikanan Nasional, disebutkan Kuro maguro, Mebachi, Kihada, dan Bincho. Bincho juga disebut Binnaga. Pasokan berbeda-beda setiap hari, sehingga tidak ada jaminan semua jenis selalu tersedia.
Makna mengetahui nama bukan untuk memenangkan lomba hafalan, melainkan untuk menyamakan titik awal perbandingan. Meski sama-sama disebut ‘daging merah’, jika jenis ikan, individu, atau bagian tubuhnya berbeda, belum tentu itu hal yang sama. Anda bisa mulai dengan bertanya di toko, ‘Tuna hari ini jenis apa?’
| Nama Jepang | Nama Inggris | Petunjuk untuk mengenali nama |
|---|---|---|
| Kuromaguro | Bluefin tuna | Juga disebut Hon maguro |
| Mebachi | Bigeye tuna | Nama berasal dari matanya yang besar |
| Kihada | Yellowfin tuna | Petunjuk namanya dari sirip atau warna tubuh yang kekuningan |
| Binnaga / Bincho | Albacore | Ciri khasnya sirip dada yang panjang |
Daging merah dan toro. Bukan ikan berbeda, melainkan cara membaca bagian tubuh
Daging merah, chutoro, dan otoro bukanlah istilah yang disejajarkan dengan nama jenis ikan untuk klasifikasi. Ini adalah istilah untuk membaca letak daging dan cara masuknya lemak. Dalam diagram bagian tubuh dari Badan Perikanan Jepang pun, daging merah di sisi punggung dan toro di sisi perut diperkenalkan secara terpisah.
Namun, menerapkan satu diagram begitu saja ke semua ikan juga terlalu terburu-buru. Jenis ikan dan individu berbeda-beda, unit pemotongan di toko pun berbeda. Jangan menganggapnya sebagai jaminan angka bahwa ‘chutoro mana pun pasti memiliki jumlah lemak yang sama’.
Untuk menyampaikan preferensi, ungkapan seperti ‘saya suka lemak yang lebih sedikit’, ‘ingin menikmati tekstur yang lembut’, atau ‘ingin dipakai untuk masakan yang dimasak’ lebih berguna daripada sekadar naik-turunnya harga. Ini bukan peringkat rasa, melainkan pertanyaan untuk menyesuaikan cara makan dengan preferensi.
| Istilah | Sudut pandang yang dilihat | Contoh pertanyaan di tempat penjualan |
|---|---|---|
| Daging merah | Daging merah dengan sedikit lemak | Ini daging merah dari jenis tuna apa? |
| Chutoro · Otoro | Cara masuknya lemak atau bagian tubuh | Seberapa kuat lemaknya? |
| Saku (potongan balok) | Bentuk potongan · unit penjualan | Ini cocok untuk sashimi atau untuk dimasak? |
Pelabuhan Katsuura dan laut tempat tuna berenang
Pelabuhan Nachikatsuura adalah pintu masuk perjalanan untuk mengenal tuna segar. Namun, ‘didaratkan di Katsuura’ dan ‘ditangkap tepat di lepas pantai Katsuura’ bukanlah hal yang sama. Dengan membedakan laut tempat penangkapan, pelabuhan tempat kapal kembali, dan tempat pengolahan serta penjualan, istilah asal usul produk menjadi lebih bermakna.
Pelabuhan bukan hanya tempat serah terima ikan, tetapi juga tempat kerja untuk menyortir, menilai, dan menghubungkan ke tujuan berikutnya. Dalam wisata, penting untuk menjaga jarak yang pas agar bisa melihat pekerjaan tersebut tanpa menghentikannya.
Halaman ini tidak mempromosikan perjalanan dengan judul ‘nomor satu di Jepang’. Untuk menggunakan peringkat, perlu disamakan dahulu apakah objeknya ikan segar atau bukan, jenis ikan apa, berdasarkan kuantitas atau nilai uang, dan statistik tahun berapa. Daya tarik mengunjungi pelabuhan bisa disampaikan tanpa peringkat yang ambigu.
Kuroshio bukan ban berjalan khusus untuk tuna
Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA), Kuroshio adalah arus laut yang mengalir dari Laut Cina Timur melalui Selat Tokara, lalu ke arah timur laut menyusuri pantai selatan Jepang. Arus ini membawa air laut hangat dan panas, serta memengaruhi lingkungan laut dan distribusi sumber daya perikanan.
Namun, jangan menganggap satu garis biru yang digambar di peta sebagai jalur yang dilalui semua tuna dengan cara yang sama. Posisi dan kekuatan arus laut berubah-ubah, dan ekologi tiap jenis ikan juga berbeda. Dari penjelasan Kuroshio saja, tidak bisa dipastikan titik penangkapan ikan yang ada di depan mata.
Saat melihat laut sebagai pemandangan perjalanan pun, jangan menilai jalur arus hari ini hanya dari artikel ini saja. Jika ingin mengetahui kondisi terkini, silakan lihat informasi arus laut dari Badan Meteorologi Jepang. Pisahkan pengetahuan dasar ensiklopedia ini dengan informasi observasi yang selalu diperbarui.
Setelah ikan ditangkap, pekerjaan masih berlanjut
Dalam pengenalan tuna segar asal Kishu Katsuura, dijelaskan metode pancing rawai (enawa). Dari satu tali utama panjang, keluar tali cabang yang dipasangi kail dan umpan untuk memancing ikan. Bahkan pada penangkapan satu ekor dengan satu kail, kualitas tetap tidak bisa dibicarakan terpisah dari penanganan dan pendinginan setelahnya.
Yang perlu diperhatikan pembaca adalah celah antara ‘menangkap’ dan ‘mengirim’. Kapal, pelabuhan, transportasi, toko, dan pembawaan pulang setelah dibeli. Jika pengendalian suhu terputus di salah satu titik itu, ada hal yang tidak bisa dilindungi hanya dengan nama daerah asal yang mentereng.
Komik ini adalah cerita ilustratif untuk menyampaikan keterkaitan tersebut. Ini bukan catatan liputan terhadap kapal, nelayan, atau toko ikan tertentu, dan tidak memuat angka yang belum dikonfirmasi seperti jumlah hari pelayaran atau suhu di dalam kapal.
Jangan memaksakan segar, beku, dan budi daya ke dalam satu tolok ukur yang sama
‘Segar atau beku’ adalah soal distribusi dan penyimpanan, sedangkan ‘liar atau budi daya’ adalah soal produksi. Karena sumbunya berbeda, tidak bisa dikatakan ‘karena budi daya berarti beku’ atau ‘karena liar berarti segar’. Periksalah satu per satu informasi yang ingin diketahui pembeli.
Teknologi pembekuan berperan dalam mengawetkan dan mendistribusikan ikan. Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang (MAFF) juga memperkenalkan cara memperhatikan drip (cairan yang keluar) saat memilih produk beku-cair. Namun, penampilan luar hanyalah petunjuk untuk mempertimbangkan kualitas, bukan jaminan keamanan dari keracunan makanan.
Jika ingin membandingkan rasa, disarankan menyamakan kondisi seperti jenis ikan dan bagian tubuh sedapat mungkin. Preferensi yang dirasakan dari mencicipi dua piring dengan kondisi berbeda memang penting, tetapi jangan hanya dari itu menyimpulkan keunggulan segar atau beku secara keseluruhan. Cara ini akan menjadi pengalaman berharga untuk pemilihan berikutnya.
| Yang ingin dibandingkan | Poin yang diperiksa |
|---|---|
| Perbedaan ikan | Jenis ikan · Bagian tubuh |
| Perbedaan cara pengiriman | Penjelasan segar · beku · beku-cair |
| Perbedaan cara pemeliharaan | Penjelasan liar · budi daya |
| Kesesuaian dengan cara makan | Untuk dimakan mentah atau dimasak, panduan dari toko |
| Kemudahan dibawa pulang | Syarat pendinginan · waktu bawa pulang · ketersediaan pengiriman |
Di tempat penjualan, tanyakan bukan hanya warna, tapi juga peruntukannya
Melihat warna merah yang indah membuat tangan tergerak, tetapi hanya dari warna tidak bisa memastikan jenis ikan, kandungan lemak, tingkat kematangan, maupun keamanannya. Periksa dulu nama, peruntukan, cara penyimpanan, dan batas waktu; jika ragu, tanyakan pada penjual.
Dalam panduan memilih ikan dari Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang, dijelaskan bahwa serat pada saku (potongan balok) berkaitan dengan tekstur untuk sashimi maupun pemilihan untuk masakan yang dimasak. Ini adalah cara pandang yang menyesuaikan dengan apa yang ingin dibuat, bukan sekadar menganggap serat yang terlihat sebagai kekurangan.
Saat bepergian, akan lebih tenang jika sudah memikirkan cara membawa pulang sebelum membeli. Sebaiknya hindari membawa produk dingin berkeliling wisata dalam waktu lama tanpa rencana makan yang jelas. Jika ragu soal membawa pulang, ada pilihan untuk makan di tempat, berkonsultasi soal pendinginan atau pengiriman, atau memilih untuk tidak membeli kali ini.
| Yang ingin dipastikan | Cara bertanya singkat |
|---|---|
| Jenis ikan dan bagian tubuh | Ini tuna jenis apa, bagian mana? |
| Peruntukan | Ini untuk sashimi atau untuk dimasak? |
| Penyimpanan | Bagaimana cara mendinginkan untuk dibawa pulang? |
| Batas waktu | Jika disimpan sesuai label, sampai kapan bisa bertahan? |
| Pengiriman | Apakah pengiriman dingin atau beku bisa dilakukan? |
Menikmati satu piring dengan kata-kata, bukan dengan peringkat
Saat makan, sebelum menilai rasa, bagaimana kalau mencoba mengungkapkan dengan kata-kata apa yang Anda rasakan? Tekstur, sensasi lemak, aroma, cara memotong. Jika alasan ‘saya lebih suka yang ini’ bertambah satu, maka perbandingan rasa itu sudah cukup menarik.
Ada juga cara menikmati kecap asin dengan tidak menuangkannya banyak-banyak ke seluruh piring sejak awal, melainkan sedikit demi sedikit sesuai selera. Ini bukan satu-satunya jawaban benar, melainkan saran untuk menemukan rasa masing-masing dari ikan dan bumbu. Bagi yang ingin mengenal kecap asin Wakayama lebih jauh, silakan baca ensiklopedia kecap asin dan miso Kinzanji dalam seri yang sama.
Menggunakan bagian yang cocok untuk dimasak juga merupakan pilihan untuk menikmati ikan. Namun, halaman ini bukan panduan untuk ‘menyelamatkan’ ikan dengan kondisi penyimpanan yang meragukan melalui pemasakan. Peringatan keamanan pada bab berikutnya harus dipatuhi terpisah dari metode memasak.
Pendinginan dan kelayakan dimakan mentah harus dipastikan secara terpisah
Pada ikan berdaging merah seperti tuna, pengendalian suhu yang tidak tepat dapat meningkatkan histamin dan menyebabkan keracunan makanan. Biro Kesehatan dan Medis Metropolitan Tokyo memperingatkan bahwa histamin yang sudah terbentuk tidak akan terurai meski dipanaskan. Tidak bisa dikatakan ‘kalau dimasak jadi aman’.
Ikan yang dibeli harus disimpan sesuai kondisi yang tertera pada label, dan segera didinginkan atau dibekukan dengan tepat. Jangan menjamin keamanan hanya dari warna atau bau, dan jangan memastikan kondisi penyimpanan yang meragukan dengan cara mencicipinya. Untuk batas waktu penyimpanan yang spesifik, ikuti petunjuk pada produk dan dari penjual.
Sebagai perhatian lain saat makan ikan mentah, ada risiko Anisakis. Pemerintah Metropolitan Tokyo menyatakan bahwa cuka, kecap asin, dan wasabi dalam jumlah yang biasa digunakan pada masakan tidak akan membunuh parasit ini. Jangan menjadikan proses tsuke (perendaman bumbu) sebagai pengganti penanganan yang aman. Ini juga bukan berarti semua jenis ikan dan kondisi pengolahan memiliki tingkat risiko yang sama.
Bagi yang perlu menghindari makanan mentah atau memiliki pembatasan makanan, ikutilah saran medis atau resmi yang sesuai dengan kondisi Anda. Ensiklopedia ini tidak melakukan penilaian jumlah konsumsi atau diagnosis untuk kondisi kesehatan individu.
Jangan menganggap ikan dengan kondisi penyimpanan yang meragukan bisa dikembalikan menjadi aman dengan cara dimasak atau direndam bumbu (tsuke). Lakukan pengecekan kelayakan makan mentah dan pengendalian suhu secara terpisah.
Jika berkunjung ke Katsuura, mulailah dari pintu masuk untuk melihat pekerjaan di pasar
Organisasi Pariwisata Nachikatsuura memperkenalkan pengalaman menyaksikan lelang di pasar tuna segar dengan pemandu. Penjelasan resmi juga menunjukkan bahwa sistem yang digunakan adalah tawar tertulis (input bid), jadi mari pisahkan dari bayangan bahwa saling teriak seperti di film pasti selalu bisa disaksikan.
Situs pariwisata resmi Prefektur Wakayama memuat tur untuk menyaksikan lelang dari lantai dua pasar. Silakan periksa lokasi kunjungan, tanggal penyelenggaraan, syarat reservasi, biaya, dan bahasa yang tersedia melalui panduan resmi sebelum berpartisipasi. Artikel ini tidak menetapkan itinerari tetap dengan biaya atau waktu berkumpul yang bisa berubah.
Pasar bukan paket wisata, melainkan tempat kerja yang sedang berlangsung. Ikuti panduan pemandu atau fasilitas mengenai area yang boleh dimasuki, pengambilan foto, dan syarat untuk pendamping. Jangan masuk ke area kerja atau menyentuh ikan atas keputusan sendiri. Semakin ini perjalanan untuk melihat pekerjaan, semakin penting menjaga jarak seperti ini.
| Sebelum berangkat | Hari-H |
|---|---|
| Periksa tanggal penyelenggaraan, reservasi, dan syarat berkumpul melalui panduan resmi | Amati dari lokasi kunjungan yang ditentukan |
| Periksa syarat pengambilan foto dan pendamping | Jangan mengganggu pekerjaan atau lalu lintas |
| Periksa panduan terkini dari toko untuk makan dan belanja | Belilah dengan mempertimbangkan pendinginan dan perjalanan pulang |
Jangan membicarakan masa depan laut hanya dengan satu jenis ‘tuna’
Saat mempertimbangkan sumber daya tuna pun, memisahkan jenis ikan dan wilayah laut adalah titik awalnya. Badan Perikanan Jepang memperkenalkan pengelolaan sumber daya internasional untuk jenis tuna melalui kerangka organisasi pengelolaan perikanan regional per wilayah laut. Ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan pernyataan ‘populasi tuna secara keseluruhan meningkat’ atau ‘kalau liar pasti berkelanjutan’.
Langkah kecil yang bisa dilakukan pembaca adalah memastikan nama dan asal usulnya, serta memperbanyak percakapan dengan penjual yang bisa menjelaskan. Jika tertarik pada sertifikasi atau kondisi sumber daya, silakan telusuri hingga informasi terkini tentang jenis ikan dan sistem terkait. Halaman ini tidak menyatakan bahwa produk tertentu berkelanjutan.
Mengenal satu potong ikan bukan berarti mengenal seluruh lautan. Namun, jika pertanyaan terus berlanjut ke jenis ikan, bagian tubuh, pekerjaan pengiriman, hingga pemandangan pelabuhan, perjalanan kuliner Anda akan menjadi sedikit lebih dalam. Lain kali melihat tuna di Katsuura, cobalah tanyakan namanya terlebih dahulu.
Menjawab singkat pertanyaan yang sering muncul
Apakah tuna segar sama dengan sashimi?
Tidak sama. Tuna segar di sini merujuk pada tuna yang didistribusikan tanpa dibekukan. Apakah bisa dimakan sebagai sashimi perlu diperiksa terpisah, tergantung peruntukan dan pengolahannya.
Apakah toro berarti kuro maguro (tuna sirip biru)?
Toro bukan nama jenis ikan. Ini adalah sebutan untuk daging berlemak; jenis ikannya perlu ditanyakan secara terpisah.
Kalau tertulis produk Katsuura, apakah pasti ditangkap tepat di lepas pantai Katsuura?
Pelabuhan dan wilayah penangkapan bukan informasi yang sama. Kami tidak menyimpulkan lokasi penangkapan hanya dari tempat pendaratannya.
Apakah segar selalu lebih unggul daripada beku?
Ensiklopedia ini tidak membuat peringkat semacam itu. Kami membandingkan dengan memisahkan kondisi seperti jenis ikan, bagian tubuh, pengolahan, pengendalian suhu, dan pencairan.
Apakah merendam dengan kecap asin (shoyu-zuke) membuatnya aman?
Ini bukan pengganti penanganan yang aman. Bumbu biasa tidak bisa diharapkan mengatasi Anisakis, dan juga tidak menyelesaikan masalah pengendalian suhu.
Bolehkah masuk bebas ke area kunjungan pasar?
Jangan masuk ke area kerja atas keputusan sendiri; ikutilah panduan kunjungan resmi atau instruksi pemandu.
Sumber · Referensi
Tanggal Verifikasi Informasi: 2026-09-27
- S01 · Federasi Koperasi Perikanan Nasional|Tuna Segar Asal Kishu Katsuura
- S02 · Koperasi Perikanan Katsuo-Maguro Jepang|Jenis-Jenis Tuna
- S03 · Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan|Mari Makan Ikan · Cara Memilih Ikan
- S04 · Badan Perikanan|Jenis Tuna Utama · Diagram Bagian Tubuh
- S05 · Badan Meteorologi Jepang|Kuroshio dan Pengetahuan Kelautan Terkait
- S06 · Badan Meteorologi Jepang|Informasi Diagnosis dan Prediksi Arus Laut
- S07 · Organisasi Pariwisata Nachikatsuura|Pengalaman · Kunjungan Pasar
- S08 · Situs Pariwisata Resmi Prefektur Wakayama|Tur Pemandu Lelang Pasar
- S09 · Biro Kesehatan dan Medis Metropolitan Tokyo|Tentang Keracunan Makanan Akibat Histamin
- S10 · Biro Kesehatan dan Medis Metropolitan Tokyo|Keracunan Makanan Akibat Anisakis
- S11 · Badan Perikanan|Pengelolaan Sumber Daya Internasional










